JAKARTA - Sesuai dengan namanya, web.archive.org merupakan pusat dokumentasi situs-situs yang ada sejak tahun 1996.
Internet dalam dekade terakhir berkembang sangat pesat. Lajunya sebagai gudang informasi tidak dapat terbantahkan lagi, ruang simpannya yang tidak terhingga membuat internet berfungsi sebagai pencatat semua peristiwa dalam peradaban manusia.
Sejak diperkenalkan pada awal tahun 90-an situs-situs internet silih berganti, ada yang mampu bertahan hingga saat ini, namun tidak sedikit yang hidupnya hanya seumur jagung. Sayangnya jika situs tersebut telah 'mati' terkadang tidak bisa lagi membuka informasi yang inginkan untuk saat ini. Apalagi jika informasi tersebut memang penting
Mungkin ada baiknya anda mengunjungi situs yang bernama www.web.archive.org. Disini anda bagaikan mendapat 'mesin waktu' sendiri, karena archive.org menyimpan jutaan file yang ditulis di dunia maya mulai dari tahun 1996 hingga 5 bulan terakhir. Melalui situs ini anda tidak hanya mendapatkan tulisan saja, tetapi juga dengan alamat URL tersebut. Anda tidak perlu takut jikalau situs yang kita inginkan sudah hangus, karena archive.org, menyimpan dengan rapi dan menampilkannya persis seperti asli web tersebut.
Bisa menjadi jaminan kalau Archive.org tidak akan melewatkan satu website pun yang berlalu lalang di dunia internet, termasuk di Indonesia. Jadi, kalau anda mau mencari situs-situs yang beredar sejak tahun 1996 hingga saat ini, anda dengan mudah mendapatkannya disini. Cukup dengan mengetikan nama situs, atau file yang diinginkan, Archive.org akan menuntun kita ke URL yang dimaksud.
Semua jenis informasi tersedia disini mulai dari politik, sosial budaya, sampai hiburan tersaji lengkap. Akan tetapi anda harus siap kelelahan mata, situs ini tidak disajikan dengan rapi dan menarik. Semuanya 'ditaruh' begitu saja, jadi anda akan menemukan teks yang jumlahnya ribuan.
Anda pun dapat berpartisipasi dengan menjadi kontributor di dalam situs ini. Asal file yang anda masukan bukan berisi hal yang bersifat pornografi, kekerasaan, dan SARA. Mereka akan dengan senang hati menerima anda. Istimewanya, situs ini tidak hanya menampilkan teks semata, ada juga file musik, video, bahkan ada kanal vlog atau video blog. (srn)
oleh:SUCI INDAH SARI
Kamis, 06 November 2008
MANCHESTER - Winger veteran Manchester United Ryan Giggs menyatakan jika Arsenal akan menjadi salah satu calon kuat juara Premier League musim ini. Hal itu diungkapkannya menjelang big match antara United dan Arsenal, Sabtu (8/11/2008) malam nanti.
Banyak pihak yang mulai meragukan potensi The Gunners sebagai juara Premier League musim ini. Apalagi setelah tim besutan Arsene Wenger itu secara mengejutkan dikalahkan 1-2 oleh klub non-unggulan Stoke City, akhir pekan lalu. Ini merupakan kekalahan ketiga Arsenal setelah sebelumnya dikalahkan Hull City dan Fulham.
Tak heran jika sebagian orang optimis The Red Devils mampu menghancurkan peluang Arsenal menjuarai liga musim ini ketika keduanya bentrok, akhir pekan nanti.
Namun, tidak demikian halnya menurut Giggs. "Jika Anda melihat kualitas yang dimiliki Arsenal, saya pikir kami tidak bisa mengakhiri peluangnya menjadi juara hari Sabtu nanti," tuturnya sebagaimana dikutip Sportinglife, Jumat (7/11/2008).
"Beberapa pemain Arsenal mengalami cedera saat ini, tapi empat tim besar (United, Arsenal, Liverpool, dan Chelsea - red) akan mampu bersaing di klasemen. Itulah yang selalu terjadi," imbuh pemain 34 tahun itu.
Di Posting Oleh : M.Arif Siddiqi
Banyak pihak yang mulai meragukan potensi The Gunners sebagai juara Premier League musim ini. Apalagi setelah tim besutan Arsene Wenger itu secara mengejutkan dikalahkan 1-2 oleh klub non-unggulan Stoke City, akhir pekan lalu. Ini merupakan kekalahan ketiga Arsenal setelah sebelumnya dikalahkan Hull City dan Fulham.
Tak heran jika sebagian orang optimis The Red Devils mampu menghancurkan peluang Arsenal menjuarai liga musim ini ketika keduanya bentrok, akhir pekan nanti.
Namun, tidak demikian halnya menurut Giggs. "Jika Anda melihat kualitas yang dimiliki Arsenal, saya pikir kami tidak bisa mengakhiri peluangnya menjadi juara hari Sabtu nanti," tuturnya sebagaimana dikutip Sportinglife, Jumat (7/11/2008).
"Beberapa pemain Arsenal mengalami cedera saat ini, tapi empat tim besar (United, Arsenal, Liverpool, dan Chelsea - red) akan mampu bersaing di klasemen. Itulah yang selalu terjadi," imbuh pemain 34 tahun itu.
Di Posting Oleh : M.Arif Siddiqi
Sinopsis Death Note

Manga
Manga Death Note terdiri dari 12 jilid tankoubon dan 1 jilid
Layar lebar
Dalam versi layar lebarnya, Death Note dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Death Note, Death Note The Last Name, dan Death Note 3,5. L Change The World.
Cerita Death Note berawal ketika Light Yagami (Raito Yagami) menemukan sebuah buku yang ternyata milik Shinigami (Dewa Kematian) bernama Ryuk (Ryuku). Di dalam Death Note milik Ryuk, terdapat cara menggunakan Death Note yang ditulis olehnya sendiri. Death Note ini kemudian digunakan untuk mewujudkan idealismenya yaitu untuk menciptakan dunia baru yang bersih dari kejahatan, dengan dirinya sebagai Dewa.
Kemudian Death Note ini dia gunakan untuk membunuh para kriminal. Mendapatkan data para kriminal dari televisi maupun mencuri data kepolisian pusat (ayahnya, Shoichiro Yagami adalah seorang polisi). Ternyata tindakannya ini mengundang berbagai reaksi, baik dari masyarakat, para petinggi Jepang, bahkan dari para petinggi internasional. Kebanyakan masyarakat setuju dengan tindakan pembersihan dunia itu, namun para petinggi tidak menyetujuinya karena tindakan tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia.
Tidak hanya itu hambatan yang ditemui Raito (yang dijuluki KIRA, sebutan untuk Killer dalam dialek Jepang) untuk mewujudkan dunia yang bersih, dia juga harus berhadapan dengan L yang selanjutnya dikenal dengan nama Ryuzaki (nama asli L adalah L Lawliet). L adalah seorang detektif profesional muda bertaraf internasional yang hanya bergerak di belakang layar. Setelah bertemu L, jalan cerita "Death Note" menjadi semakin menarik (ditambah dengan munculnya Kira Kedua dan sebagainya, dalam versi anime dan manganya).
Death Note The Last Name menceritakan tentang Kira Kedua yaitu seorang artis yang baru naik daun bernama Misa Amane, diceritakan juga asal usul mengapa Misa memiliki buku Death Note yang kedua. Misa memiliki buku death Note yang kedua karena dewa kematian yang selalu menjaga Misa (bernama Jealous) mati untuk menyelamatkan Misa yang akan dibunuh oleh seorang penjahat. Jelaous memperpanjang umur Misa, namun dengan begitu maka Jealous hancur menjadi pasir. Jealous kemudian meminta sahabatnya yang juga dewa kematian bernama Rem, Rem kemudian menjaga Misa dan mengajarkan bagaimana cara menggunakan Death Note. Misa yang telah kehilangan seluruh keluarganya karena dibunuh oleh seorang perampok. Misa yang melihat wajah pembunuh itu kemudian melaporkan pembunuh itu, namun karena kesaksian Misa tidak cukup kuat, maka pencuri itu kemudian dibebaskan. Misa yang sedih berlarut-larut dalam kesedihannya kemudian melihat berita bahwa pencuri itu telah mati karena serangan jantung. Misa Amane kemudian sangat memuji KIRA.
Light Yagami kemudian dicurigai oleh L sebagai Kira. Saat sedang diinterogasi dalam Markas Besar L, ternyata Kira Kedua beraksi dengan 'mata'-nya. Kira Kedua membunuh semua yang menentang KIRA. Kira Kedua memberikan sebuah rekaman suara yang menginginkan agar semua orang menyetujui kira yang dikirimkan ke Sakura TV. Kemudian datanglah Ayah Light (Shoichiro Yagami) ke stasiun TV itu. Di Stasiun TV sakura, Shoichiro kemudian memaksa Produser Sakura TV untuk menghentikan acara itu, karena ditodong pistol, produser itupun kemudian terpaksa menghentikan acara tersebut.
Khawatir akan Kira I dan Kira Kedua bertemu, L memerintahkan untuk membuat rekaman suara yang isinya adalah untuk agar Kira Kedua menyerahkan diri sebelum bertemu dengan Kira I. Tanpa disangka-sangka, ternyata Kira Kedua, Misa Amane telah jatuh cinta kepada Light (Kira I). Misa kemudian mendatangi rumah Light dan menyerahkan Death Notenya. Misa meminta agar Light menjadi kekasihnya.
L menemui Light di kampusnya sambil menanyakan kedatangan Misa kerumahnya kemarin malam. Ryuzaki yang memakai topeng kemudian bertemu dengan Misa Amane. Misa kemudian membaca nama asli Ryuzaki. Misa kemudian dirubungi oleh para Fansnya di kampus Light dan menyatakan bahwa Light adalah kekasih Misa. Dikerumunan itu, Ryuzaki mengambil Handphone Misa. Ketika Misa dan ryuzaki pergi, Light menelepon Misa yang kemudian diangkat oleh Ryuzaki. Dilain sisi, Misa sudah diamankan oleh polisi anak buah Ryuzaki.
Misa dipaksa untuk mengatakan apakah dia adalah kira dan siapakah kira I, namun karena cintanya kepada Light Yagami, dia tetap diam. Misa kemudian meminta Rem menghapus memori tentang death note dari pada dia harus mengatakan Light adalah Kira I. Rem kemudian mendatangi Light dan mengancam akan membunuh Light jika sesuatu terjadi kepada Misa. Light kemudian menyembunyikan Death Note yang dimilikinya dan menyuruh Rem untuk mencari pemilik Death Note baru, Rem yang ingin Misa selamat kemudian menyetujui Light dan pergi mencari orang untuk menjadi Kira III.
Rem kemudian menyerahkan Death Note-nya kepada seorang gadis di Sakura TV bernama Yamada. Yamada kemudian membunuhi para penjahat dan menyiarkan di TV untuk Mensuport Kira. Misa yang telah kehilangan ingatannya kemudian mulai berbicara tentang Light, namun hanya mengatakan tentang masa pacaran dan bertemunya di Sakura TV. Lightpun kemudian menghilangkan ingatannya, Light dan Misa kemudian dibebaskan. Light yang kehilangan ingatannya tentang Death Note kemudian membantu Ryuzaki untuk mencari Kira III. Dengan bantuan Light, kemudian Kira III ditemukan dan dijebak dengan ancaman bahwa video pengintai kamarnya akan diberitahukan kepada seluruh dunia. Takut akan ancaman tersebut, Yamada kemudian nekat untuk menuliskan nama orang yang akan menyiarkan videonya didalam Death Note. Yamada yang mengetahui bahwa dia tak bisa membunuh orang itu kemudian datang ke Sakura TV. Disana semua agen polisi, Ryuzaki dan Light memegang buku itu dan dapat melihat Rem. Light yang menyentuh Death Note itu kemudian mengingat masa lalunya bersama Death Note. Light yang sudah ingat kemudian menuliskan nama Yamada dibalik jam tangannya dimana dia menaruh secarik kertas dari death note. Kematian Yamada kemudian menjadi misteri.
Light yang sudah mengingat kembali masa lalunya bersama Death Note kemudian menyuruh Misa yang telah dibebaskan untuk mengambil Death Note-nya yang dia sembunyikan dahulu. Misa yang menemukan Death Note itu kemudian mengingat lagi masa lalunya dan dapat melihat Ryukk (Dewa Kematian Death Note). Misa kemudian mulai membunuhi orang-orang lagi. Ryuzaki kemudian mengundang Misa ke Markas Besar, saat itu, dia juga menyuruh Soichiro Yagami untuk menyerahkan Death Note yang ada di markas besar ke FBI. Light kemudian menyuruh Rem untuk mengisi nama pengawal yang mengantar Misa didalam Death Note, dengan begitu Rem akan mati. Rem kemudian hancur berubah menjadi pasir. Ryuzaki yang merencanakan jika dia mati, maka pengawal yang mengantar Misa akan meledak untuk menghancurkan Death Note mengalami kegagalan. Pengawal itu mati dan Ryuzakipun mati. Misa kemudian bertemu dengan Light di Lobi. Disana, Light menuliskan nama ayahnya untuk menyerahkan Death Note, ayahnya kemudian kembali ke markas, ternyata Death Note yang ada di tangan Misa adalah palsu. Light menyangka bahwa Misa mengkhianatinya.
Ryuzaki kemudian turun dari tangga sambil memperlihatkan death note-nya. Disana dia sendiri telah menuliskan namanya. Light yang terdesak kemudian berusaha untuk mengambil potongan kertas Death Note yang diselipkan di jam tangannya, saat hendak mengeluarkannya, kemudian jam itupun ditembak oleh salah seorang personil polisi, bernama Tota Matsuda. Saat Light mencoba untuk mengambilnya, Matsuda kemudian menembak kaki Light. Light yang tersudut kemudian meminta Ryuk untuk menuliskan nama semua orang yang ada ditempat itu untuk dibunuh.
Tanpa disangka ternyata Ryuk justru menuliskan nama Light Yagami, Light kemudian mati karena serangan jantung. Death Note kemudian dihancurkan. Ryuzaki yang menunggu kematiannya kemudian mati dengan tenang.
Dalam versi layar lebarnya, tokoh Raito Yagami diperankan oleh aktor muda Tatsuya Fujiwara, sedangkan tokoh L diperankan oleh Kenichi Matsuyama.
Diposting oleh Habil Hardiansyah
Dari Rock Negeri Samurai

Nanimo nai…
Anata o aisuru igai…
Sepenggal bait berbahasa Jepang itu tak hadir di antara denting sangen dan koto, kecapi khas Negeri para Samurai. Ini bukan subayashi, gelaran musik tradisional Jepang yang lazim hadir dalam khidmat dan lampu temaram.
Naze kounatte shimattano…
Hitorikiri…
Kono Mune Ni juga tak meluncur dari bibir seorang penyanyi berkostum kimono, tetapi rocker berpenampilan khas Harajuku. Dibonceng raungan gitar merek Fender Strat tahun 1973, diingar-bingari sound effect Boss GT-8, Kono Mune Ni bagai merobek udara sebuah SMU di Surabaya, lima bulan silam. Ini pentas nihon no rokku, Bung! Musik rock khas Jepang.
Dalam diri Iman Taufik Rachman, 26 tahun, segala atribut berbau Negeri Matahari Terbit bagai menitis–dari kostum, lirik lagu, dan genre musik. Iman, pelantun tembang Kono Mune Ni tadi, adalah sesungguhnya pemuda kelahiran Jakarta. Demikian pula Swara Wima Yoga (bass), Sony Ismail Robbayani (gitar) dan Anton Rudy Kelces (drum), yang lahir dan dibesarkan di tanah Jawa.
Kuartet pemuda ini tergabung dalam J-Rocks sejak setengah dasawarsa silam, grup band pengusung aliran musik rock Jepang di Indonesia. Dan, mereka menunjukkan satu hal: Musik Jepang tumbuh dan (akan) terus berkembang di sini.
Impor musik rock khas Jepang alias Japanese Rock (J-Rock) terutama dimulai pada dasawarsa 1990-an lewat banjir film animasi (anime) Jepang. Bukan cuma ceritanya yang digilai, anime digandrungi pula di Indonesia lantaran musik soundtrack-nya yang ampuh membikin dagu mengangguk-angguk.
Kebanyakan musik pengiring film kartun ini adalah lagu-lagu bergenre rock dan disuarakan oleh band-band rock asal Negeri Sakura. Ada tembang-tembang bersemangat grup band L’arc en ciel (dikenal pula sebagai Laruku) di serial Samurai X, misalnya. Atau ada pula komposisi speed rock karya TM Network pada serial City Hunter dan Gundam.
Pada paruh kedua dasawarsa 1990-an dimulailah musim semi band-band lokal pelantun J-Rock di Indonesia. Lagu-lagu bergenre rock Jepang ini pun mulai hijrah ke atas panggung dari semula soundtrack film di layar kaca–meski masih dalam lingkup terbatas. Di Jakarta ada grup band Wasabi, Jetto, Japanese Heroes, Jai-ko, Kyuuto, atau Melody Maker. Di Bandung ada Lucifer dan Sound Wave.
Perkembangan berikutnya: Para band penggila J-Rock ini mulai mencipta karya-karya sendiri, tidak semata membeo soundtrack-soundtrack film. Dan, yang musykil terhindarkan, musik mereka dipengaruhi band-band pujaan mereka di Jepang sono. Wima, pembetot bass J-Rocks, misalnya, mengaku musikalitasnya grup bandnya sedikit banyak kecipratan gaya Laruku.
Meski begitu, J-Rocks menampik meniru abis band idolanya itu. ”Kami menggarap musik dengan ciri khas kami sendiri. Sedih juga kalau ada yang bilang kami menjiplak,” sesalnya. Yang jelas, dari lusinan band-band pengusung aliran J-Rock di negeri ini, hanya J-Rocks yang berhasil menembus industri rekaman.
Berbeda dengan rock Barat, Japanese rock (J-Rock) sarat dengan suntikan not-not manis seperti mayor 7 dan minor 7, membikin lagu-lagu J-Rock cenderung berirama ceria. Berbeda dengan rock dari negeri asalnya, Amerika dan Eropa, rock Jepang juga tak mengenal pakem. Jadi, kata Anton, penggebuk drum J-Rocks,’Sah-sah saja kita menyisipkan unsur musik lain. Bisa pop, ska, atau swing sekalipun.”
Demikian pula yang dilakoni J-Rocks. Pada album kedua, Spirit (2007), J-Rocks mencoba meramu pelbagai beat dan genre musik seperti rock n roll (Juwita Hati) bahkan waltz/victorian (Tersesal). Meski musiknya dipengaruhi oleh band Jepang Laruku, toh J-Rocks turut mengadopsi musikalitas Muse–band beraliran brit pop Barat.
Lain kata, J-Rocks–seperti juga lusinan band lokal pengusung J-Rock–tak ingin dan tak harus mengkotak-kotakkan musiknya ke dalam genre tertentu, meski di Jepang J-Rock berinduk pada genre arus utama seperti visual kei, shibuya kei, shimokita kei, hingga stance punks. J-Rocks, kata Wima, ingin memainkan musik apa saja yang mereka sukai,”Namun tetap berlandaskan rock Jepang.” Inilah kelebihan Japanese Rock: Memberi ruang besar bagi improvisasi.
Dan, musik bernada mayor 7 dan minor 7 ini terhitung lumayan laris di negeri ini. Pecinta J-Rock tersebar di komunitas-komunitas pecinta budaya pop Jepang. Salah satunya tergabung di mailing list Dare Darou yang dianggotai lebih dari seribu orang. Berkat keluwesan musik J-Rock berkawin silang dengan jazz, blues, rock n roll, ska, dan lain-lain, masa depan musik ini diprediksikan bakal cerah.
Musik-musik yang memanjakan telinga, kata Anton, drummer J-Rocks, bakal terus memperoleh tempat di hati penggemar. Itu terbukti tatkala beberapa waktu lalu J-Rocks manggung di daerah Muara Teweh, di pedalaman Kalimantan. ”Penonton datang bejibun,” ujarnya. Tentu saja mereka bukan murni berasal dari penggemar Japanese Rock.
Satu hal lagi: Kostum grup band pengusung J-Rock kerap amat nyentrik. Berkiblat pada gaya khas Harajuku–surga mode di Tokyo–aksi panggung musisi J-Rock tak pelak merupakan hiburan segar bagi bola mata.
Kepak Sayap Nihon No Rokku
1957
Tonggak kelahiran musik rock Jepang. Bersamaan dengan puncak kemashyuran rockabilly, salah satu gaya rock n roll di negeri itu. Rockabilly dipelopori Masaaki Hirao, Mickey Curtis, dan Keijiro Yamashita. Muncul demam ereki, rock dengan gitar elektrik.
1964
Musik ereki mencapai puncak popularitas, terutama lewat kegemilangan The Astronauts dan The Ventures. Grup band ereki mulai memainkan lagu-lagu berirama Liverpool sound menandai gerakan British Invasion.
1970-an
Di daerah Kansai muncul aliran blues rock mirip southern rock. Di Okinawa terbit Okinawan rock yang mengekor Deep Purple. Di Fukuoka muncul Son House perintis Mentai Rock. Band Carol didirikan oleh ‘tiga nama besar dalam rock Jepang’ (rokku gosanke) membikin rock diterima luas masyarakat Negeri Sakura.
1980-an
Jepang diramaikan grup musik dari pelbagai aliran: Punk rock, new wave, techno-pop, hard rock, dan heavy metal. Rekaman lewat jalur indie berkembang pesat. Terjadi band boom di Jepang. Pada 1989, X Japan memulai debut heavy metal di Jepang. Tak lama, muncul gerakan shibuya kei yang memadukan unsur musik jazz, fusion, dan musik tradisional Jepang.
1990-an
Puncak ketenaran band visual kei. Lagu-lagu jenis ini marak digunakan sebagai soundtrack anime dan video game, menyulut popularitas band Jepang di mancanegara termasuk Indonesia.
Pada 1998 muncul band pengusung J-Rock, Dorayaki, di Institut Kesenian Jakarta. Sejak 1999 ke atas, band-band J-Rock lokal bermekaran. Di antaranya Wasabi, Jetto, Japanese Heroes, Jai-ko, Kyuuto, Melody Maker, Lucifer atau Sound Wave di Jakarta dan Bandung.
2001- sekarang
Tumbuh subur grup bergenre melodic hardcore dan emocore seperti Asian Kung-Fu Generation. Muncul pula genre Seishun Punk. Grup Bump of Chicken dan Sambo Master menjadi grup rock aliran utama. Adapula Rize, Orange Range, HY, dan Dragon Ash yang tergolong genre mixture rock. Album band Laruku pada 2004 laris 25 ribu keping di Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)